Informasi tentang soal PAS kelas XI semester 1 tahun pelajaran 2017/2018
1. KD 3.1 tentang struktur Hidrokarbon (3)
2. KD 3.2 tentang Minyak Bumi (2)
3. KD 3.3 tentang Pembakaran minyak Bumi (1)
4. KD 3.4 tentang Sistem Lingkungan dan Reaksi Eksoterm dan Endoterm (3)
5. KD 3.5 tentang Perubahan Entalpi (3)
6. KD 3.6 tentang Konsep laju reaksi (3)
7. KD 3.7 tentang Hukum persamaan dan orde reaksi (3)
8. KD 3.8 tentang Hukum kesetimbangan (8)
9. KD 3.9 tentang faktor-faktor yg mempengaruhi kesetimbangan (4)
Selamat belajar, semoga sukses
Senin, 27 November 2017
Minggu, 09 Juli 2017
HIDROKARBON
Materi Kimia Kelas XI semester 1 Kurikulum 2013, yang paling awal adalah Hidrokarbon
Hidrokarbon suatu senyawa kimia yang hanya terdiri atas unsur H dan C
Kelompok senyawa dimaksud yaitu:
ALKANA, rumus umum CnH2n+2 yg tergolong Hidrokarbon Jenuh
ALKENA, rumus umum CnH2n yang tergolong Hidrokarbonn tak jenuh
ALKUNA, rumus umum CnH2n-2 yang tergolong Hidrokarbon tak jenuh
Alkana memiliki rantai karbon dengan ikatan kovalen tunggal
Alkena memiliki rantai karbon mengandung ikatan kovalen rangkap dua
Alkuna memiliki rantai karbon yang mengandung ikatan kovalen rnagkap tiga
deret homolog alkana
Metana
etana
propana
butana
pentana
heksana
heptana
oktana
nonana
dekana
selengkanya buka dan pelajaran buku pembelajaran kimia kelas XI K-2013
Hidrokarbon suatu senyawa kimia yang hanya terdiri atas unsur H dan C
Kelompok senyawa dimaksud yaitu:
ALKANA, rumus umum CnH2n+2 yg tergolong Hidrokarbon Jenuh
ALKENA, rumus umum CnH2n yang tergolong Hidrokarbonn tak jenuh
ALKUNA, rumus umum CnH2n-2 yang tergolong Hidrokarbon tak jenuh
Alkana memiliki rantai karbon dengan ikatan kovalen tunggal
Alkena memiliki rantai karbon mengandung ikatan kovalen rangkap dua
Alkuna memiliki rantai karbon yang mengandung ikatan kovalen rnagkap tiga
deret homolog alkana
Metana
etana
propana
butana
pentana
heksana
heptana
oktana
nonana
dekana
selengkanya buka dan pelajaran buku pembelajaran kimia kelas XI K-2013
Senin, 08 Mei 2017
INFORMASI TENTANG UKK/PAS
ULANGAN KENAIKAN KELAS (UKK) kali ini meliputi kompetensi dasar (KD) sebagai berikut:
1. KD 3.6 tentang Bentuk Molekul ( 4 Soal)
2. KD 3.6 tentang Gaya Antar Molekul (5 Soal)
3. KD 3.7 tentang Larutan elektrolit dan nonelektrolit (4 Soal)
4. KD 3.9 tentang REDOKS (5 Soal)
5. KD 3.10 tentang Stoikiometri (hitungan kimia: Hukum Dasar Kimia, Konsep mol) 7 soal
1. KD 3.6 tentang Bentuk Molekul ( 4 Soal)
2. KD 3.6 tentang Gaya Antar Molekul (5 Soal)
3. KD 3.7 tentang Larutan elektrolit dan nonelektrolit (4 Soal)
4. KD 3.9 tentang REDOKS (5 Soal)
5. KD 3.10 tentang Stoikiometri (hitungan kimia: Hukum Dasar Kimia, Konsep mol) 7 soal
Konsep Mol dan Hitungan Kimia
Dalam hitung kimia merupakan penerapan hukum dasar kimia, persamaan reaksi, dan konsep mol dan materi pembelajaran sebelumnya.
berikut disajikan contoh soal hitungan kimia: klik disini
Rabu, 08 Februari 2017
REDOKS
Perkembangan definisikan reaksi oksidasi dan reduksi
a. Berdasarkan unsur oksigen
Oksidasi adalah reaksi pengikatan oksigen (penambahan oksigen)
Reduksi adalah reaksi pelepaskan oksigen (pengurangan oksigen)
Contoh: Fe + O2 -- Fe2O3 (terjadi pengikatan oksigen oleh besi : Oksidasi )
MnO2 ----- MnO (terjadi pengurangan Oksigen : reduksi)
b. Berdasarkan Elektron
Oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron
Reduksi adalah reaksi penangkapan elektron
Contoh : Na ------- Na+ + e (melepaskan e ; Oksidasi)
S + 2 e ----- S-2 (Menangkap elektron : reduksi)
Ca2+ + 2e ------ Ca ( menangkap elektron : reduksi)
c. Berdasarkan Bilangan oksidasi
Oksidasi adalah reaksi yang dengan terjadinya meningkatan bilangan oksidasi
Reduksi adalah reaksi yang dengan terjadinya menurunan bilangan oksidasi
Umumnya reaksi oksidasi dengan reaksi reduksi berlangsung simultan (bersamaan)
Contoh: Mg + HCl ----> MgCl2 + H2
bilok +2 +1 -1 +2 -1 0
Reaski diatas merupakan reaksi redoks;
Mg (bilok 0 menjadi +2 ) maka dari
Mg ke MgCl2 merupakan setengah reaksi Oksidasi
H pd HCl biloknya berubah dari +1 menjadi 0, maka dari
HCl ke H2 merupakan setengah reaksi reduksi
Jika tidak terjadi perubahan bilok pada salah satu unsur, maka reaksi tersebut bukan redok
Contoh NaOH + HCl ---- NaCl + H2O
bilok +1 -2 +1 +1 -1 +1 -1 +1 -2
Perhatikan bilok Na tidak berubah
bilok O tidak berubah
bilok H tidak berubah
bilok Na tidak berubah
maka reaksi itu bukan redoks
terima kasih
a. Berdasarkan unsur oksigen
Oksidasi adalah reaksi pengikatan oksigen (penambahan oksigen)
Reduksi adalah reaksi pelepaskan oksigen (pengurangan oksigen)
Contoh: Fe + O2 -- Fe2O3 (terjadi pengikatan oksigen oleh besi : Oksidasi )
MnO2 ----- MnO (terjadi pengurangan Oksigen : reduksi)
b. Berdasarkan Elektron
Oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron
Reduksi adalah reaksi penangkapan elektron
Contoh : Na ------- Na+ + e (melepaskan e ; Oksidasi)
S + 2 e ----- S-2 (Menangkap elektron : reduksi)
Ca2+ + 2e ------ Ca ( menangkap elektron : reduksi)
c. Berdasarkan Bilangan oksidasi
Oksidasi adalah reaksi yang dengan terjadinya meningkatan bilangan oksidasi
Reduksi adalah reaksi yang dengan terjadinya menurunan bilangan oksidasi
Umumnya reaksi oksidasi dengan reaksi reduksi berlangsung simultan (bersamaan)
Contoh: Mg + HCl ----> MgCl2 + H2
bilok +2 +1 -1 +2 -1 0
Reaski diatas merupakan reaksi redoks;
Mg (bilok 0 menjadi +2 ) maka dari
Mg ke MgCl2 merupakan setengah reaksi Oksidasi
H pd HCl biloknya berubah dari +1 menjadi 0, maka dari
HCl ke H2 merupakan setengah reaksi reduksi
Jika tidak terjadi perubahan bilok pada salah satu unsur, maka reaksi tersebut bukan redok
Contoh NaOH + HCl ---- NaCl + H2O
bilok +1 -2 +1 +1 -1 +1 -1 +1 -2
Perhatikan bilok Na tidak berubah
bilok O tidak berubah
bilok H tidak berubah
bilok Na tidak berubah
maka reaksi itu bukan redoks
terima kasih
LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik.
atau suatu zat yang dapat menghantarkan listrik dalam bentuk larutannya atau lelehannya
Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karena mengandung ion-ion yg dapat bergerak bebas.
maka larutan elektrolit dapat juga dikatakan sebagai larutan yang mengandung ion-ion yang bergerak bebas.
Besi atau logam lainnya yg berwujud pada dapat menghantarkan listrik tetapi besi itu bulan elektroli, yang menghantarkan listrik pada besi padat adalah elektron bukan ion
atau suatu zat yang dapat menghantarkan listrik dalam bentuk larutannya atau lelehannya
Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karena mengandung ion-ion yg dapat bergerak bebas.
maka larutan elektrolit dapat juga dikatakan sebagai larutan yang mengandung ion-ion yang bergerak bebas.
Besi atau logam lainnya yg berwujud pada dapat menghantarkan listrik tetapi besi itu bulan elektroli, yang menghantarkan listrik pada besi padat adalah elektron bukan ion
Sabtu, 19 November 2016
TUGAS PENILAIAN PRODUK
Disampaikan kepada semua kelas X MIA 1 sampai MIA 7. untuk keperluan penilaian Keterampilan dari Produk maka dengan ini diinstruksikan agar melaksanakan tugas yaitu : membuat Kartu Unsur sesuai unsur-unsur pada pada Tabel priodik. setiap siswa membuat satu buah kartu unsur dengan kententuan: Desain klik disini
MIA 1 : No Atom 1 sampai no atom 36
MIA 2 : No Atom 37 sampai No Atom 72
MIA 3 : No Atom 37 sampai No Atom 71
MIA 4 : No Atom 73 sampai No Atom 109
MIA 5 : No Atom 73 sampai No Atom 109
MIA 6 : No Atom 1 sampai No Atom 36
MIA 7 : No Atom 1 sampai No Atom 36
Pembagaian Unsur tiap siswa agar didistribusikan oleh ketua kelas agar tidak ada yang sama
HASIL PRODUK SUDAH TERKUMPUL PALING LAMBAT TGL 30 NOP 2016
MIA 1 : No Atom 1 sampai no atom 36
MIA 2 : No Atom 37 sampai No Atom 72
MIA 3 : No Atom 37 sampai No Atom 71
MIA 4 : No Atom 73 sampai No Atom 109
MIA 5 : No Atom 73 sampai No Atom 109
MIA 6 : No Atom 1 sampai No Atom 36
MIA 7 : No Atom 1 sampai No Atom 36
Pembagaian Unsur tiap siswa agar didistribusikan oleh ketua kelas agar tidak ada yang sama
HASIL PRODUK SUDAH TERKUMPUL PALING LAMBAT TGL 30 NOP 2016
Kamis, 10 November 2016
Berbagai Ikatan Kovalen
Berikuti ini beberapa struktur lewis dari senyawa kovalen
a. Ikatan kovaeln pada O2
b. Ikatan kovalen pada N2
c. Ikatan Kovalen pada PH3
a. Ikatan kovaeln pada O2
b. Ikatan kovalen pada N2
c. Ikatan Kovalen pada PH3
Ikatan Kovalen Tunggal CH4
Jika atom C berikatan dengan Atom H maka akan terjadi ikatan kovalen. Atom C memiliki elektron valensi 4 dan H = 1, maka akan terjadi 4 ikatan kovalen tunggal pada CH4. selengkapnya klik disini
Minggu, 06 November 2016
KISI-KISI UAS KIMIA X TH 2016-2017
Dalam UAS semester ini, materi kimia meliputi KD 3.1, Kd 3.2 Kd 3.3 ,Kd 3.4 dan KD 3.5
berturut-turut: Hakikat kimia dan metode ilmiah; struktur atom; konfigurasi e; tabel periodik dan sifat periodik unsur; ikatan kimia (ion dan Kovalen)
Belajar dengan baik dan secara kontinue akan lebih berhasil dibandingkan dengan berdiam diri berharap bantuan orang lain.
jika anda berusaha pasti ada hasil. untuk bapak persembahkan kisi-kisi soal UAS : Klik disini
berturut-turut: Hakikat kimia dan metode ilmiah; struktur atom; konfigurasi e; tabel periodik dan sifat periodik unsur; ikatan kimia (ion dan Kovalen)
Belajar dengan baik dan secara kontinue akan lebih berhasil dibandingkan dengan berdiam diri berharap bantuan orang lain.
jika anda berusaha pasti ada hasil. untuk bapak persembahkan kisi-kisi soal UAS : Klik disini
Rabu, 21 September 2016
Konfigurasi Elektron
Konfigurasi elektron merupakan susunan elektron dalam kulit atom (menurut teori Bohr) sedangkan berdasarkan mekanika kuantum menggambarkan susunan elektron pada subkulit atau pada orbital.
konfigurasi elektron dengan menggunakan model atom Bohr hanya terbatas pada atom dengan jumlah elektron tidak terlalu banyak, sehingga disempurnakan dengan mekanika kuantum.
Untuk lebih jelasknya silah unduh file presentasi berikut: Konfigurasi elektron
konfigurasi elektron dengan menggunakan model atom Bohr hanya terbatas pada atom dengan jumlah elektron tidak terlalu banyak, sehingga disempurnakan dengan mekanika kuantum.
Untuk lebih jelasknya silah unduh file presentasi berikut: Konfigurasi elektron
Senin, 08 Agustus 2016
Pengenalan Ilmu Kimia dan Metode Ilmiah
Sebagai Refleksi terhadap penguasaan materi Pengenalan Ilmu Kimia dan Metode ilmiah, silah download file Quize
Selasa, 02 Agustus 2016
Hakikat dan Peranan Ilmu Kimia
Ilmu Kimia membahas tentang struktur zat, sifat, perubahan serta energi yang menyertai.
Walaupun ilmi kimia susah dibayangkan (abstrak) namun gejalanya merupakan bagian yang sangat penting. sehingga ilmu kimia memiliki peranan yang sanagt banyak diberbagai bidang seperti: bidang pertanian, peternakan, kedokteran, arkeologi, biologi dan lain-lainnya, selengkapnya klik disini
zat kimia sangat berguna, tetapi berbahaya bila menggunakannya tidak sesuai ketentuan/berlebih.
Walaupun ilmi kimia susah dibayangkan (abstrak) namun gejalanya merupakan bagian yang sangat penting. sehingga ilmu kimia memiliki peranan yang sanagt banyak diberbagai bidang seperti: bidang pertanian, peternakan, kedokteran, arkeologi, biologi dan lain-lainnya, selengkapnya klik disini
zat kimia sangat berguna, tetapi berbahaya bila menggunakannya tidak sesuai ketentuan/berlebih.
Selasa, 10 November 2015
KISI-KISI UU KIMIA 2015-2016
1. Konsentrasi molalitas
2. Titik beku larutan elektrolit
3. Menentukan bilok unsur dalam senyawanya
4. Menyetarakan Redoks
5. Menentukan pilihan anoda dan katoda beserta
reaksinya
6. Reaksi dianoda dan dikatode suatu sel volta
7. Notasi sel
8. Menentukan zat yang dhasilkan di katoda/anoda pada
elektrolisis garam halida
9. Menentukan massa logam yang mengendap dengan hukum
faraday
10. Faktor yang mempercepat korosi
11. Nama mineral yang mengandung unsur tertentu
12. Sifat keperiodikan unsur
13. Sifat gas mulia
14. Sifat unsur halogen dan senyawanya
15. Reaksi nyala IA dan IIA
16. Sifat alkali
17. Ion kompleks
18. Air sadah
19. Kegunaan salah satu senyawa gol IIA
20. Sifat unsur periode 3
21. Proses pemurnian Tembaga
22. Identifikasi ion gol IIA berdasarkan kelarutan
Hidroksida, sey karbonat, sulfat, kromat
23. Sifat ferromagnetik unsur periode 4
Selasa, 06 Oktober 2015
TUGAS KIMIA PENGGANTI REMIDI
Remidi
Kimia
TOPIK: SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
1.
Pada
suhu 20 oC tekanan uap jenuh air adalah 18 cmHg. Tentukan tekanan
uap larutan 3 gram Urea ( Mr = 60 ) dalam 90 gram H2O (Ar H =1, O =
16) pada suhu tersebut!
2.
Tekanan
uap larutan 10 gram zat X (non elektrolit ) dalam 180 gram air pada suhu 20 oC
adalah 17,20 mmHg. Tekanan uap uap jenuh air pada suhu tersebut adalah 17,60
mmHg. Hitunglah massa Molekul Relatif Zat X!
3.
Hitunglah
titik beku larutan 12 gram Urea: CO(NH2)2
dalam 500 gram air, bila penurunan titik beku molal air = 1,86 oC/molal
( Ar C =12, O = 16, N = 14, H =1).
4.
Pada
tekanan 1 atm, kenaikan titik didih molal air adalah 0,52 oC/molal.
Hitunglah titik didih lartuan 5,85 gram NaCl dalam 200 gram air pada kondisi
tersebut.( Ar Na = 23, Cl = 35,5).
ml larutan pada suhu 27 oC, jika R= 0,082 L.atm.mol-1
SEL VOLTA
Sel Volta merupakan suatu sel yang menggunakan reaksi redoks untuk menghasilkan energi listrik.
Pada Sel Volta Katoda berkutub positif terjadi reaksi reduksi dan Anoda berkutub negatif terjadi reaksi oksidasi.
Pemilihan Katoda dan Anoda dapat menggunakan Deret Volta Sebagai Acuan. Unsur yang dikanan dalam deret volta mudah direduksi sedangkan unsur disebelah kiri mudah dioksidasi.
Bagaimana Sel Volta dapat mengahsilkan energi Listrik?. Silahkan Lihat Presentasi ini
Pada Sel Volta Katoda berkutub positif terjadi reaksi reduksi dan Anoda berkutub negatif terjadi reaksi oksidasi.
Pemilihan Katoda dan Anoda dapat menggunakan Deret Volta Sebagai Acuan. Unsur yang dikanan dalam deret volta mudah direduksi sedangkan unsur disebelah kiri mudah dioksidasi.
Bagaimana Sel Volta dapat mengahsilkan energi Listrik?. Silahkan Lihat Presentasi ini
Jumat, 02 Oktober 2015
ELEKTROLISIS
ELektrolisis merupakan aplikasi dari reaksi redoks, sama halnya dengan Sel elektrokimia, tetapi bedanya dalam sel volta terjadi perubahan dari reaksi kimia menjadi energi listrik, sedangkan sel elektrolisis, energi listrik menjadi energi kimia.
Pada elektrolisis : Katoda bermuatan negatif dan anoda bermuatan positif (KNAP).
Pada Katoda terjadi reaksi reduksi, dan pada Anoda terjadi reaksi Oksidasi.
Untuk mempermudah dalam memahami materi kimia tentang elektrolisis, maka silahkan anda simak Presentasi Elektrolisis
Pada elektrolisis : Katoda bermuatan negatif dan anoda bermuatan positif (KNAP).
Pada Katoda terjadi reaksi reduksi, dan pada Anoda terjadi reaksi Oksidasi.
Untuk mempermudah dalam memahami materi kimia tentang elektrolisis, maka silahkan anda simak Presentasi Elektrolisis
Selasa, 19 Mei 2015
KISI-KISI UKK 2015
UNTUK MEMPERMUDAH ANDA DALAM BELAJAR KIMIA UNTUK PERSIAPAN UKK TAHUN 2014-2015, BERIKUT KISI-KISI ULANGAN UKK 2015, KLIK DISINI
Langganan:
Postingan (Atom)